Selasa, 22 November 2016

Waktu


Saya teringat dengan kata kata yang sangat inspiratif.
Waktu adalah bagaikan anak panah yang meleset dari busurnya, artinya waktu tidak dapat kita putar kembali kedalam keadaan yang telah berlalu walau bagaimanapun caranya mustahil kita melakukannya, senhingga ada orang cuma bisa berandai yaitu seandainya waktu bisa kuputar pasti tidak akan begini.
Wah itukan cuma seandainya namun kenyataannya seperti yang kita rasakan pada saat ini.
Sebaiknya kita nikmati hidup biarlan berjalan sebagaimana mestinya.

Awal kehidupan ku

Awal aku mengenal kehidupan di awali dengan kelahiran ku ke dunia milik sang pencipta yang di awali dengan azan dan berakhir dngan iqmat tanda shalat.
Yah itu lah hidup antara azan dan iqmat, sebenarnya apa yang kita banggakan dengan hidup yang singkat ini.
Padahal yang sebenarnya hidup ada yang abadi tapi sesudah hidup di dunia ini.
Tergantung sebenarnya, kita bawa kemana hidup yang di berikan di dunia ini, kita hidup baik,jujur, mudah mudahan di akhirat nanti kita akan bahagia, tapi kalo kita hidup di dunia ini hura hura tidak jelas tujuan mudah mudahan hancur nanti sampai kita di akhirat.
Andai saja orang orang semuanya tau bagaimana kehidupan yang kekal nanti, pasti di dunia ini tidak ada yang namanya orang jahat,
Hmmm kadang saya berfikir sudah luruskah saya hidup di dunia ini?
Tapi setidaknya saya akan berusaha untuk jadi yang baik mudah mudahan, kita hanya berusaha untuk jadi yang terbaik, seandainya ada kesalahan itu mungkin kodrat kita sebagai manusia yang tidak luput dari kesalahan.